<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: REMBUK TUGU PAHLAWAN</title>
	<atom:link href="http://supartobrata.com/?feed=rss2&#038;p=749" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://supartobrata.com/?p=749</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 16 Sep 2016 13:33:07 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
	<item>
		<title>By: zuhdihuda</title>
		<link>http://supartobrata.com/?p=749&#038;cpage=1#comment-9045</link>
		<dc:creator>zuhdihuda</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Mar 2011 03:19:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://supartobrata.com/?p=749#comment-9045</guid>
		<description>Mungkin yang diperlukan adalah tugu pahlawan itu lebih terbuka untuk aktivitas publik.Memang beberapa sekolah memanfaatkan pelataran parkir untuk kegiatan olah raga di hari-hari biasa serta tiap hari libur banyak warga yang berolahraga di komplek tugu pahlawan.Fungsi tugu pahlawan saat ini hampir sama dengan stadtuin(alun2 kota) yang sekarang sudah dibangun kantor Bank Indonesia.Memang sudah sejak dulu kawasan ini jadi tempat berkumpul warga kota Surabaya.Saya jadi teringat foto Stadtuin tahun 1920-1930-an dimana setiap minggu korps musik KNIL selalu bermain musik di sana atau anggota SI yang menggelar demo sambil memakai caping di stadtuin.Beragam aktivitas dilakukan warga kota di sekitar tugu pahlawan dari dulu,terserah apakah tugu pahlawan mau dijadikan ruang yang lebih terbuka untuk publik (ada tembok atau tak ada tembok) atau sekadar menjadi monumen kota yang tertutup.salam buat pak parto</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin yang diperlukan adalah tugu pahlawan itu lebih terbuka untuk aktivitas publik.Memang beberapa sekolah memanfaatkan pelataran parkir untuk kegiatan olah raga di hari-hari biasa serta tiap hari libur banyak warga yang berolahraga di komplek tugu pahlawan.Fungsi tugu pahlawan saat ini hampir sama dengan stadtuin(alun2 kota) yang sekarang sudah dibangun kantor Bank Indonesia.Memang sudah sejak dulu kawasan ini jadi tempat berkumpul warga kota Surabaya.Saya jadi teringat foto Stadtuin tahun 1920-1930-an dimana setiap minggu korps musik KNIL selalu bermain musik di sana atau anggota SI yang menggelar demo sambil memakai caping di stadtuin.Beragam aktivitas dilakukan warga kota di sekitar tugu pahlawan dari dulu,terserah apakah tugu pahlawan mau dijadikan ruang yang lebih terbuka untuk publik (ada tembok atau tak ada tembok) atau sekadar menjadi monumen kota yang tertutup.salam buat pak parto</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ady roodebrug</title>
		<link>http://supartobrata.com/?p=749&#038;cpage=1#comment-8305</link>
		<dc:creator>ady roodebrug</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Feb 2011 16:52:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://supartobrata.com/?p=749#comment-8305</guid>
		<description>terimakasih banyak pak, sudah menulis ini, jadi yg tidak bisa hadir bisa &quot;merasakan&quot; hadir hehehe...

sungguh sangat disayangkan kalo sebuah diskusi tanpa ada makalah/materi berupa tulisan yg bisa dibagikan, budaya membaca dan menulis memang masih sangat  perlu digalakkan ya pak :D

hanya sekedar pendapat pribadi saya saja, katakanlah unek2... menurut saya tidaklah usah itu pagar tugu pahlawan dibongkar..... kenapa harus dibongkar? apakah masyarakat surabaya masih membutuhkan ruang hijau? bukankah saat ini sudah banyak taman2 kota yg dibangun? dan taman2 kota surabaya sekarang ini sudah bagus2 ....

biarlah tugu pahlawan seperti itu adanya, kita jalan jalan masuk tugu pahlawan itu untuk mengenang heroisme perjuangan para pahlawan, agar lebih khidmat , kita bisa merasa lebih tenang tanpa harus terganggu suara bisingnya lalu lintas dan suara klakson bersahutan....

mungkin belum banyak warga surabaya yg tahu,begitu banyak korban pejuang yg berguguran di tempat itu, di gedung kempetai, markas PTKR pimpinan hasanuddin pasopati....

dan mungkin juga banyak warga surabaya yg tidak tahu bahwa kawasan tugu pahlawan juga merupakan makam dari para pahlawan yg gugur tak dikenal...

untuk mudahnya mungkin bisa dilihat hebatnya pertempuran di lokasi ini pada lukisan karya m sochieb dalam bukunya &quot;perang 10 nopember dalam lukisan&quot;, dimana lukisan ini bisa juga kita lihat di museum tugu pahlawan dan gedung DHD45

maka mari kita perhatikan, kita perlakukan, tempat itu dengan layak, dengan hormat, 
demi mengenang mereka yang berjuang, 
demi mereka yang mempertaruhkan kedaulatan...
demi mereka yang berguguran.......

-maaf bila ada kata yg kurang berkenan, ady roodebrug soerabaia-</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terimakasih banyak pak, sudah menulis ini, jadi yg tidak bisa hadir bisa &#8220;merasakan&#8221; hadir hehehe&#8230;</p>
<p>sungguh sangat disayangkan kalo sebuah diskusi tanpa ada makalah/materi berupa tulisan yg bisa dibagikan, budaya membaca dan menulis memang masih sangat  perlu digalakkan ya pak <img src='http://supartobrata.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>hanya sekedar pendapat pribadi saya saja, katakanlah unek2&#8230; menurut saya tidaklah usah itu pagar tugu pahlawan dibongkar&#8230;.. kenapa harus dibongkar? apakah masyarakat surabaya masih membutuhkan ruang hijau? bukankah saat ini sudah banyak taman2 kota yg dibangun? dan taman2 kota surabaya sekarang ini sudah bagus2 &#8230;.</p>
<p>biarlah tugu pahlawan seperti itu adanya, kita jalan jalan masuk tugu pahlawan itu untuk mengenang heroisme perjuangan para pahlawan, agar lebih khidmat , kita bisa merasa lebih tenang tanpa harus terganggu suara bisingnya lalu lintas dan suara klakson bersahutan&#8230;.</p>
<p>mungkin belum banyak warga surabaya yg tahu,begitu banyak korban pejuang yg berguguran di tempat itu, di gedung kempetai, markas PTKR pimpinan hasanuddin pasopati&#8230;.</p>
<p>dan mungkin juga banyak warga surabaya yg tidak tahu bahwa kawasan tugu pahlawan juga merupakan makam dari para pahlawan yg gugur tak dikenal&#8230;</p>
<p>untuk mudahnya mungkin bisa dilihat hebatnya pertempuran di lokasi ini pada lukisan karya m sochieb dalam bukunya &#8220;perang 10 nopember dalam lukisan&#8221;, dimana lukisan ini bisa juga kita lihat di museum tugu pahlawan dan gedung DHD45</p>
<p>maka mari kita perhatikan, kita perlakukan, tempat itu dengan layak, dengan hormat,<br />
demi mengenang mereka yang berjuang,<br />
demi mereka yang mempertaruhkan kedaulatan&#8230;<br />
demi mereka yang berguguran&#8230;&#8230;.</p>
<p>-maaf bila ada kata yg kurang berkenan, ady roodebrug soerabaia-</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
